E kehumasan. 27. Berikut penampilan seorang pramuniaga retail yang baik, kecuali A. Memakai seragam secara lengkap, bersih, dan rapi B. Perhiasan yang digunakan tidak berlebihan dan pantas C. Rias wajah yang tebal dan sangat mencolok * D. Name tag selalu dipasang didada sebelah kiri atas dalam posisi yang benar Berikutyang termasuk karakteristik humas, kecuali answer choices . Adanya upaya komunikasi yang bersifat dua arah. Sifatnya yang terencana. Berikut ini merupakan hubungan dengan publik ekstern, kecuali answer choices . Customer relations. Community relations. Hubungan dengan rekan kerja. Government relations. Tags: Question 10 . Berikutmanfaat Etiket menurut Alam Simorangkir, kecuali : a. Communicative b. Attractive c. Respectable d. Selfies 12. Berikut ini yang bukan prinsip pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayanan prima adalah a. partisipatif b. responsif c. aksesibel d. red tape 13. Manakah diantara berikut ini yang bukan unsur Pelayanan Publik : a. Memilikikepercayaan diri yang tinggi; Mampu menjadi pemimpin; Berani mengambil resiko; Kunci jawabannya adalah: A. Memiliki banyak pesaing. Menurut ensiklopedia, berikut ini merupakan ciri-ciri karakteristik kewirausahaan kecuali? memiliki banyak pesaing. Lihat juga kunci jawaban pertanyaan berikut: Yang bukan termasuk tujuan melakukan publicrelation. BAB I : DEVINISI HUMAS. A. Definisi Humas. Definisi humas dapat di jelaskan dengan 2 (dua) klasifikasi. Pertama, tentang karakteristik humas atau cirri-ciri humas. Kedua, keberadaan humas dalam organisasi yang meliputi tujuan humas, fungsi humas, tugas dan kegiatan humas. Pada umumnya Hubungan masyarakat, atau sering disingkat DefinisiLaporan Tahunan. Catatan tahunan yang berisi gambaran kondisi operasional perusahaan atau bank biasanya, terdiri atas neraca dan laporan laba-rugi serta termasuk penjelasan atas operasi perusahaan, biasanya juga dilampiri laporan hasil audit (annual report). Otoritas Jasa Keuangan. Laporan tahunan merupakan laporan perkembangan dan 18 Berikut ini adalah karakteristik dari JST, kecuali a. dapat belajar dari pengalaman b. beroperasi dengan data numerik c. tidak diprogram untuk menghasilkan keluaran tertentu d. output didasarkan pada pengalaman saat menjalani proses pembelajaran e. tidak dapat melakukan generalisasi atas contoh-contoh yang diperolehnya dan Definisikarakter dari beberapa ahli sangat berbeda pada setiap penjelasanya. Menurut W.B. Saunders karakter itu adalah sifat nyata, berbeda dan dapat diamati oleh individu, yang artinya karakter ini dapat ditunjukkan pada masing-masing orang, karena sifat dan karakter yang dimiliki setiap individu tidak sama dan dapat terlihat sehingga dapat dikatakan berbeda. Mamaliadibagi menjadi banyak pesanan. Berbagai jenis dapat berbeda tergantung pada klasifikasi ilmiah yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa jenis hewan mamalia. 1. Ordo Insektivora. Mamalia ordo insektivora memiliki ciri khusus yakni mata yang tertutup, telapak kaki bagian depan yang cenderung melebar dan cakar yang kuat serta tebal. Sepertiyang disebutkan pada pengertian administrasi perkantoran di atas, secara umum tujuan dari suatu proses manajemen perkantoran ini adalah agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien serta memenuhi syarat dari sisi teknis, ekonomi, dan psikologis. Teknis yang memiliki manfaat dan daya guna. YhS8dtU. Cermati 4 Karakteristik Humas Yang Top – Menjadi bagian dari divisi public relation adalah hal dinantikan bagi sebagian besar orang. Dalam posisi ini, Anda bisa bertemu banyak orang sambil membuat sebuah skema penentuan yang ideal bagi perusahaan Anda. Tentu tidak hanya bertemu, Anda akan melakukan banyak observasi demi kelangsungan program dari perusahaan. Bagian kehumasan memiliki kapasitasnya tersendiri dalam mengemban amanat perusahaan dalam hubungannya dengan publik masyarakat. Divisi ini tentu sangat berbeda dengan sektor lainnya dalam perusahaan yang lebih teknis dan prosedural. Humas menyangkut dinamika yang selalu berjalan, menyesuaikan kondisi, sikap, opini serta respon dari masyarakat terhadap perusahaan Anda. Nah! Untuk menyongsong sebuah divisi Humas yang kompatibel, Anda selayaknya bisa mencermati 4 Karakteristik Humas Yang Top pada artikel di bawah ini. Simak selengkapnya yuk! 1. Rencana Yang Terstruktur Humas top adalah yang memiliki integritas sebagai sebuah divisi solid dan sistematis. Skema perencanaan oleh Humas selayaknya bisa disusun secara matang dengan juntrungan data valid, aktual serta mendetail. Perencanaan yang matang ini akan menjadi instrumen penting dalam korpus pelaksanaan aktivitas kehumasan. Khususnya dalam urusan-urusan strategis yang melibatkan publik kemasyarakatan. Humas harus mampu menyajikan rekomendasi yang diperoleh melalui berbagai observasi, seperti survey, wawancara, hingga diskusi publik kepada lembaga. Tentu dengan perencanaan yang terstruktur akan memudahkan lembaga dalam menentukan siasat yang tepat. 2. Target Pada Publik/ Masyarakat Sudah jelas bahwa bagian kehumasan melibatkan publik masyarakat secara luas. Humas tidak dibangun atas kemauan pribadi ataupun kepentingan individual semata, melainkan dijunjung atas kepentingan yang lebih makro esensial. Humas menjadi jembatan bagi perusahaan untuk memahami bagaimana responsibilitas dari publik terhadap layanan yang diberikan oleh perusahaan, baik kinerja maupun produk. Maka demikian, Humas selayaknya bisa menyentuh pangsa pasar masyarakat yang menjadi target mereka. 3. Orientasi Untuk Lembaga Humas merupakan bagian dalam sebuah perusahaan. Pastinya, bagian Humas menjadi salah satu medium bagi perusahaan untuk menyokong segala kelancaran usaha maupun keberhasilan program yang hendak diusung. Sektor Humas selayaknya bisa memperhatikan orientasi visi, misi dan goals yang ingin dicapai oleh perusahaan. Dengan demikian, segala aktivitas yang dilakukan pun akan efektif dan bisa menghasilkan benefit bagi lembaga. 4. Interaktivitas Komunikasi Esensi yang paling fundamental dari keberadaan Humas adalah komunikasi. Sebab bagian Humas mempunyai peran untuk mengkomunikasikan berbagai opini, paradigma, hingga konflik yang terjadi seputar kepentingan perusahaan. Dibutuhkan kemampuan komunikasi yang cermat, baik dalam urusan advokatif, informatif dan persuasif. Usung sektor Humas secara kompeten dengan melakukan program elevasi SDM bersama by TDX Indonesia. Dengan Rifqi Hadziq, Trainer Top Nasional, Anda akan disokong untuk bisa mempunyai dedikasi kerja dan skill komunikasi–public speaking secara maksimal. In House Training bisa Anda pilih sebagai program yang diselenggarakan di lembaga/ organisasi/ perusahaan Anda. Konsultasikan segera problem komunikasi Anda melalui narahubung di bawah ini. Salam Confidence! Pada umumnya Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas bahasa Inggris public relation adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi. Sebagai sebuah profesi seorang Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi , mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi. Karakteristik Humas Ada 4 empat ciri utama humas yang disebut sebagai karakteristik humas, diantaranya yaitu Adanya Upaya Komunikasi Yang Bersifat Dua Arah Hakekat humas adalah komunkasi. Namun tidak semua komunikasi dikatakan humas. Komunikasi yang menjadi cirri kehumasan adalah komunikasi dua arah yang memungkinkan terjadinya arus informasi timbale balik. Sifatnya Yang Terencana Sifat humas yang terencana mengandung pengertian bahwa kerja / aktivitas humas merupakan kerja / aktivitas yang berkesinambungan, memiliki metode terintegrasi dengan bagian lain dan hasilnya tangible nyata. Syarat terencana dan dan berkesinambungan ini merupakan salah satu sarat yang dinilai dalam kompetisi tertinggi program PR internasional, yakni Golden World Award For Excellence in PR GWA. Berorientasi Pada Organisasi / Lembaga Denngan mencermati orientas tersebut, maka syarat mutlak dalam kerja humas adalah pemahaman yang tinggi terhadap visi,misi, dan budaya organisasi / lembaga. Visi, misi, dan budaya organisasi / lembaga inilah yang menjadi materi utama humas, sehingga dapat mencapai tujuan humas dan mendukung tujuan manajemen lainnya, termasuk tujuan marketing. Sasarannya Adalah Publik Yaitu suatu kelompok dalam masyarakat yang memiliki karakteristik kepentingan yang sama. Jadi sasaran humas bukanlah perorangan, hal ini perlu disampaikan sebab masih ada orang yang mengistilahkan PR sebagai personal Relation. Tujuan Humas Humas pada hakikatnya adalah aktivitas, maka sebenarnya tujuan humas dapat dianalogikan dengan tujuan komunikasi, yaitu adanya penguatan dan perubahan kognisi, afeksi dan perilaku komunikannya. Dengan demikian, rumusan yang paling tepat mengenai tujuan humas adalah sebagai berikut Terpelihara dan Terbentuknya Saling Pengertian Aspek Kognisi Yaitu membuat public dan organisasi / lembaga saling mengenal. Baik mengenal kebutuhan, kepentingan, harapan, maupun budaya masing-masing. Dengan demikian aktivitas kehumasan harusnya menunjukkan adanya usaha komunikasi untuk mencapai saling kenal dan mengerti tersebut. Sifat komunikasinya cenderung informative saja. Menjaga dan Membentuk Saling Percaya Aspek Afektif Artinya lebih pada tujuan emosi, yakni pada sikap afeksi saling percaya mutual confidence. Untuk mencapai tujuan saling percaya ini, prinsip-prisip komunikasi persuasif dapat diterapkan. Sikap saling percaya keberadaannya masih bersifat laten tersembunyi, yakni ada pada keyakinan seseorang publik akan “kebaikan/ketulusan” orang lain organisasi/lembaga akan “kebaikan/ketulusan publiknya. Memelihara dan menciptakan kerja sama Aspek Psikomotoris Yaitu dengan komunikasi diharapkan akan terbentuknya bantuan dan kerja sama nyata. Artinya, bantuan dan kerja sama ini sudah dalam bentuk perilaku atau termanifestasikan dalam bentuk tindakan tertentu. Mengacu dari ketiga tujuan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa setelah pengetahuan/pikiran dibuka, emosi atau kepercayaan disentuh maka selanjutnya perilaku positif dapat diraih. Pada akhirnya, semua itu kembali pada tujuan yang lebih besar yakni, terbentuknya citra/ image yang fafourable tehadap organisasi/lembaga dimana humas berada. Fungsi Humas Dalam buku Public Relations Teori dan Praktek yang ditulis oleh Djanalis Djanaid 1993 disebutkan dua fungsi PR Yaitu Fungsi konstruktif Fungsi ini mendorong humas membuat aktivitas ataupun kegiatan-kegiatan yang terencana, berkesinambungan yang cenderung bersifat proaktif. Termasuk disini humas bertindak secara preventif mencegah. Fungsi korektif Artinya, apabila sebuah organisasi/lembaga terjadi masalah-masalah krisis dengan public, maka humas harus berperan dalam mengatasi terselesainya masalah tersebut. Peranan Humas Peranan humas dapat digolongkan menjadi 4 empat peran, diantanya yaitu Expert Preciber Communication Petugas PR dianggap sebagai orang yang ahli. Dia menasehati pimpinan perusahaan/ organisasi. Hubungan mereka diibaratkan seperti hubungan dokter dan pasien. Problem Solving Process Facilitator Yakni peranan sebagai fasilitator dalam proses pemecahan masalah. Pada peranan ini petugas humas melibatkan diri atau dilibatkan dalam setiap manajemen krisis. Dia menjadi anggota tim, bahkan bila memungkinkan menjadi leder dalam penanganan krisis manajemen. Communication Facilitator Peranan petugas humas sebagai komunikasi antara perusahaan/organisasi dengan publik. Baik dengan publik exsternal maupun internal. Istilah yang paling umum adalah sebagai jembatan komunikasi antara publik dengan perusahaan. Sebagai media atau penengah bila terjadi miscommunication. Tehnician Comunication Di sini petugas humas dianggap sebagai pelaksana teknis komunikasi. Dia melayani layanan di bidang teknis, sementara kebijakan dan keputusan teknik komunikasi mana yang akan digunakan bukan merupakan keputusan petugas humas, melainkan keputusan manajemen dan petugas humas yang melaksanakan. Peranan yang paling sering dilakukan petugas humas sangat tergantung dari beberapa hal, Antara lain system budaya organisasi/perusahaannya, tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, struktur organisasi/perusahaan yang menentukan wewenang dan kebijakan humas, serta cirri khas kehumasan sebuah organisasi/perusahaan. Sementara peranan ideal menginginkan humas dapat terlibat hingga di tingkat messo/manajerial. Tugas Humas Ada tiga tugas humas dalam organisasi/lembaga yang berhubungan erat dengan tujuan dan fingsi humas. Ketiga tugas tersebut adalah sebagai berikut Menginterpretasikan, menganalisis dan mengevaluasi kecenderungan perilaku publik, kemudian direkomendasikan kepada manajemen untuk merumuskan kebijakan organisasi/lembaga. Mempertemukan kepentingan organisasi/lembaga dengan kepentingan publik. Kepentingan organisasi/lembaga dapat jadi jauh berbeda dengan kepentinga publik dan sebaliknya, namun dapat juga kepentingan ini jauh berbeda bahkan dapat juga kepentingannya sama. Mengevaluasi program-program organisasi/lembaga,khususnya yang berkaitan dengan publik. Tugas mengevaluasi program manajemen ini mensyaratkan kedudukan dan wewenang humas yang tinngi dan luas. Karena tugas ini dapat berarti humas memiliki wawanang untuk memberi nasehat apakah suatu program sebaiknya di teruskan ataukah ditunda/dihentikah. Kegiatan Humas Kegiatan merupakan implementasi dari tugas. Dengan demikian, kegiatan humas sebenarnya adalah implementasi dari tugas humas untuk mencapai tujuan humas dan menjalankan fungsi dan peranannya secara mennyeluruh. Kegiatan humas pada hakikatnya adalah kegiatan berkomunikasi dengan berbagai macam simbul komunikasi, verbal maupun nonverbal. Kegiatan komunikasi nonverbal, sebagian besar adalah pekerjaan mulai dari menulis proposal, artikel, progress report, menulis untuk presentasi, menulis untuk pres press realis, membuat rekomendasi dan lain sebagainya. Sedangkan verbal lisan antara lain jumpa pers, goert guide / open house, announcer, presenter,desk informations, dan sebagainya. Kegiatan komunikasi nonverbal meliputi penyelenggaraan pameran, seminar, special event, riset / penelitian, pers kliping, dan Humas di Indonesia Principaux types d'humusLa morphologie des humus varie selon le milieu dans lequel ils se développent dans les milieux forestiers, les humus sont constitués de couches de litière superposées à des horizons organo-minéraux A1 ; dans les milieux cultivés ou les milieux herbacés, les humus correspondent uniquement aux horizons organo-minéraux A1. Les litières étant absentes ou quasi inexistantes, l'essentiel des apports de matière organique est d'origine ce qui concerne les humus forestiers, trois grands types peuvent être distingués – les humus de type mull dans lesquels se manifestent des activités d'organismes efficaces vis-à-vis de la biodégradation des pigments bruns tels que vers de terre anéciques ou champignons de la pourriture blanche et qui, de ce fait, sont caractérisés par une discontinuité brutale entre les feuilles entières et l'horizon A1, horizon constitué d'une matière organique fortement liée à la matière minérale complexe argilo-humique et présentant une structure bien marquée ;– les humus de type moder, caractérisés par un passage progressif entre la litière présentant des sous-couches OL, OF et OH de 1 à plusieurs centimètres et l'horizon A1 l'horizon A1 étant constitué d'une matière organique peu transformée, de type boulettes fécales d'enchytréides et de microarthropodes ;– enfin, les humus de type mor, caractérisés par la présence de sous-couches OL, OF, OH épaisses et l'existence d'une discontinuité nette entre OH et A1, la matière organique présente en faible quantité dans l'horizon A1 correspondant à un flux permanent de matière organique ce qui concerne les humus des sols cultivés ou des milieux herbacés, leur caractérisation ne peut se faire que sur l'horizon A1. Seront appelés mull les humus à horizon A1 bien structuré biomacrostructuré et à matière organique très liée aux minéraux argileux avec une forte activité des vers de terre. Seront définis comme moder les humus à matière organique juxtaposée à des grains minéraux boulettes fécales d'enchytréides et de microarthropodes. 1. Apports de matière organique végétale au sol 2. Organismes transformateurs 3. Transformations des matières organiques végétales dans les sols 4. Rôle de la matière organique dans les sols 5. Principaux types d'humus 6. Cycles biogéochimiques dans les sols 7. Fonctionnement biodynamique des sols et des humus 8. Bibliographie La suite de cet article est accessible aux abonnés Des contenus variés, complets et fiables Accessible sur tous les écrans Pas de publicitéDécouvrez nos offres Déjà abonné ? Se connecterÉcrit parFrançois TOUTAIN directeur de recherche au Centre de pédologie biologique, Vandœuvre-lès-Nancy, enseignant chercheur à l'École nationale du génie rural, des eaux et des forêts, Nancy Classification Sciences de la vie Écologie Types d'écosystèmes et de milieux naturels Écosystèmes terrestres Sciences de la Terre Pédologie Pédologie biologique Pour citer cet article François TOUTAIN, SOLS - Biodynamique », Encyclopædia Universalis [en ligne], consulté le . URL Autres références ABSORPTION VÉGÉTALE Écrit par René HELLER, Jean-Pierre RONA 3 908 mots 6 médias Dans la phase liquide, le végétal absorbe les éléments du sol sous forme d'ions par exemple, pour le potassium K, ce n'est pas l'élément K qui est utilisé par la plante, mais le cation K+, provenant d'un sel de potassium dissocié dans l'eau KCl, KNO3—, K2SO 4... ACTINOMYCÈTES Écrit par Hubert A. LECHEVALIER 3 036 mots 3 médias La fonction écologique des Actinomycètes au sein des écosystèmes est la décomposition des substances Actinomycètes, fort nombreux dans les sols, se joignent aux autres Bactéries et aux Champignons comme nettoyeurs de la nature et formateurs d' humus. Ils prolifèrent surtout... AFFAISSEMENTS DU SOL Écrit par Pierre DUFFAUT 1 911 mots 1 média Pour l'homme, le sol donne l'image même de la stabilité. Ni les modifications locales par érosion ou sédimentation ni les séismes ne mettent en cause cette référence. Alors, quand le sol se dérobe, l'homme est désemparé. Certes, la géologie enseigne que partout le sol monte ou descend – par exemple,... AFRIQUE Structure et milieu - Géographie générale Écrit par Roland POURTIER 18 917 mots 29 médias Les grands typesde sol sont étroitement dépendants des composants des roches mères et du climat. Le Maghreb comprend la gamme variée des sols méditerranéens, incluant encroûtements calcaires et sols salins. Dans le désert et les régions arides, les sols sont squelettiques, mais il suffit d'une pluie... ALLEMAGNE Géographie - Aspects naturels et héritages Écrit par François REITEL 7 287 mots 6 médias L'éventail dessols est large. Les lœss vallée du Rhin, Börden, plateau bavarois constituent les meilleurs sols. Leur caractère alcalin les oppose aux sols acides dérivés des schistes et des grès. Dans les plaines, en dehors des régions de lœss, les sols podzoliques et les sols bruns forestiers couvrent... Afficher les 43 références Voir aussi BIOGÈNES ÉLÉMENTS CLIMATIQUES FACTEURS LOMBRIC ou VER DE TERRE FAUNE BIOMASSE ALTÉRATION DES ROCHES VÉGÉTALE BIOLOGIE CATIONS MOR ou HUMUS BRUT HORIZONS, pédologie RHIZOSPHÈRE MULL MODER MINÉRALISATION, pédologie HUMIFICATION AZOTE CYCLE DE L' LITIÈRE